Dari Pangkalan Ojek Mararena, Kapolres Sarmi Tampung Keluhan Bbm Dan Ajak Warga Berani Melapor

Polres4 Dilihat

Sarmi – Tak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, Polri juga dituntut mampu menjadi pendengar sekaligus pemberi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Hal inilah yang ditunjukkan Kapolres Sarmi AKBP Ruben Palayukan, S.Pt., S.I.K., saat turun langsung menyapa dan berdialog bersama para pengendara ojek di Pangkalan Ojek Pasar Sentral Mararena, Kabupaten Sarmi. Rabu (4/11/26)

Dalam kegiatan tatap muka tersebut, Kapolres Sarmi didampingi Kasat Binmas IPDA Aprioni Matoto Parinding, S.H. Keduanya berdialog secara langsung dengan para pengendara ojek untuk mendengarkan berbagai keluhan, masukan, serta aspirasi yang berkaitan dengan aktivitas dan mata pencaharian mereka sehari-hari.

banner 336x280

Dalam suasana penuh keakraban dan keterbukaan, salah satu persoalan utama yang disampaikan para pengendara ojek adalah kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang berdampak pada aktivitas mereka dalam mencari nafkah.

Selain itu, para pengendara ojek juga menyoroti adanya kendaraan roda empat yang diduga telah dimodifikasi pada bagian tangki bahan bakarnya untuk menampung BBM dalam jumlah lebih banyak saat melakukan pengisian di SPBU.

Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat karena dikhawatirkan dapat memperburuk kelangkaan BBM dan menghambat masyarakat lainnya yang membutuhkan bahan bakar untuk keperluan sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, para pengendara ojek juga meminta agar pihak kepolisian lebih sering melaksanakan patroli dan pengawasan, khususnya di sekitar SPBU, guna mencegah adanya dugaan penyalahgunaan BBM maupun tindakan yang dapat merugikan masyarakat.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres Sarmi menyampaikan bahwa setiap keluhan masyarakat merupakan masukan penting bagi kepolisian dalam menentukan langkah pelayanan dan pengawasan di lapangan.

Ia menegaskan bahwa Polres Sarmi akan terus berupaya meningkatkan kegiatan patroli dan pengawasan serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di tengah persoalan kelangkaan BBM.

Tak hanya mendengarkan keluhan, Kapolres Sarmi juga mengajak para pengendara ojek untuk berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi apabila menemukan adanya gangguan keamanan, dugaan penyalahgunaan BBM, maupun tindakan yang merugikan masyarakat.

“Saya berharap Bapak-bapak pengendara ojek jangan pernah ragu atau takut untuk melapor apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan ataupun tindakan yang merugikan masyarakat. Silakan hubungi layanan kepolisian 110 atau langsung menghubungi saya. Jangan sungkan, karena kami hadir untuk melayani dan membantu masyarakat,” ujar Kapolres Sarmi.

Kapolres juga menekankan bahwa komunikasi antara masyarakat dan kepolisian harus terus terjalin dengan baik. Informasi yang disampaikan masyarakat sangat membantu kepolisian dalam mendeteksi dan mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Melalui dialog tersebut, Kapolres Sarmi berharap para pengendara ojek dapat menjadi mitra kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus membangun komunikasi yang positif antara Polri dan masyarakat.

Kehadiran Kapolres Sarmi bersama Kasat Binmas di tengah para pengendara ojek menjadi gambaran nyata bahwa kepolisian tidak hanya menunggu laporan di kantor, tetapi juga turun langsung mendatangi masyarakat, mendengarkan persoalan mereka, serta berupaya mencari solusi atas setiap keluhan yang disampaikan.

Dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Sarmi terus berkomitmen menghadirkan sosok Polri yang humanis, responsif, terbuka terhadap kritik dan aspirasi, serta senantiasa hadir memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sarmi. (RA)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *